METODE-METODE DALAM SOSIOLOGI SERTA PERKEMBANGAN SOSIOLOGI DI INDONESIA
METODE-METODE DALAM SOSIOLOGI
Pada dasarnya
terdapat dua jenis cara kerja atau metode yang dipakai dalam Sosiologi (dan
juga ilmu-ilmu lainnya), yaitu: metode kualitatif dan kuantitatif.
1.
Metode Kualitatif yang mengutamakan bahan yang
sukar diukur dengan angka atau ukuran lainnya terdiri dari:
a.
metode historis
b.
metode komparatif
c.
metode studi kasus, dengan
memakai alat-alat:
i.
wawancara (interview)
ii. pertanyaan-pertanyaan (questionnaires)
iii.
participant observer technique
2.
Metode Kuantitatif yang
mengutamakan bahan keterangan dengan angka-angka, sehingga gejala-gejala yang
diteliti dapat diukur dengan menggunakan skala, indeks, tabel dan formula. Yang
termasuk jenis metode kuantitatif adalah metode statistik yang bertujuan
menelaah gejala-gejala sosial secara matematis. Alat ukur yang terkenal adalah
Sosiometri, yaitu dengan mempergunakan skala atau angka untuk mempelajari
hubungan-hubungan antar manusia dalam masyarakat.
Disamping dua
metode tersebut ada satu metode yang digunakan dalam sosiologi yaitu metode
fungsionalisme yang bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga-lembaga
kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat => dipopulerkan oleh Bronislaw
Malinowski dan A. R. Radcliffe Brown. Sedangkan Talcott Parsons
dan Robert K. Merton menggunakan pendekatan fungsional terhadap
masyarakat.
PERKEMBANGAN SOSIOLOGI DI INDONESIA
Pada awalnya Sosiologi
dianggap sebagai ilmu pembantu bagi ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Seiring dengan
berkembangnya teknologi dimana beberapa sarjana Indonesia belajar di luar
negeri Sosiologi makin berkembang. Disamping itu dengan munculnya
perguruan-perguruan tinggi dan kesadaran bahwa sosiologi sangat penting dalam
menelaah masyarakat Indonesia yang semakin berkembang maka sosiologi menempati
tempat yang penting dalam daftar kuliah beberapa perguruan tinggi.
Komentar
Posting Komentar