ILMU EKONOMI SEBAGAI ILMU SOSIAL
Oleh
Muchlis Husin, SE.,MA.
Lektor Kepala & PUKET I STIS
1.3. Ilmu Ekonomi Sebagai
Ilmu Sosial
1.3.1. Pernyataan
positif dan Pernyataan normatif
a. Pernyataan positif
Yaitu pernyataan yang mengandung arti realistis atau nyata
seperti: kalau produksi kurang sebanyak q1, maka harga akan naik p rupiah. Pendapatan
naik 5 juta rupiah, konsumsi akan naik 2 jt rupiah.
b. Pernyataan normatif
Yaitu pernyataan yang mengandung maksud relative atau subjective atau value judgment,jadi kebenaran pernyataan
tidak dapat dihitung secara pasti atau dibuktikan dengan fakta.
Misal: Peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa dicapai dengan kerja keras
agar pendapatan meningkat.
1.3.2.
Struktur Teori dan Model Ekonomi
a.Pendekatan Ilmiah dalam ekonomi
1..Teori yang dapat diuji
kebenarannya
2. Pengalaman- praktek yang
dirumuskan
Misalnya fenomena antara pendapatan dengan konsumsi masyarakatà
dirumuskan dalam hubungan :
- regresi
linierà
Tabel
1. Jumlah Konsumsi dan Tabungan
Pendapatan
Konsumsi
Tabungan
(X)
(Y)
(Z)
50
70
- 20
60
72
- 12
100
85
15
-
koefisien
korelasi
Atau fenomena kenaikan harga terhadap jumlah barang yang dikonsumsi, misalnya
ditunjukkan oleh koefisien elastisitas Korelasi antara biaya dengan produksi.
b. Alat-alat analisis dalam ekonomi
1.
Grafik (garis, batang dan lingkaran) → analisis grafik
Untuk melihat kaitan perubahan harga terhadap jumlah barang yang dibeli/
dikonsumsi.
2.
Persamaan
/ fungsi matematik
Fungsi
linier/ regresi linier ( sederhana)
Y = a + bX + cY-1
Qd = a – b P
Qs = a + b P
Fungsi
regresi berganda (multiple regression)
Fungsi
semi logaritma
FungsI
kuadrat
3.
Pendekatan indikator statistik
→ Angka indeks biasa digunakan untuk menghitung inflasi (IBH), harga saham
gabungan (IHSG) dll.
|
Pendapatan
|
Konsumsi
|
Tabungan
|
|
(X)
|
(Y)
|
(Z)
|
|
50
|
70
|
- 20
|
|
60
|
72
|
- 12
|
|
100
|
85
|
15
|
Komentar
Posting Komentar