NERACA PEMBYARAN DAN NILAI TUKAR MATA UANG
Oleh
Muchlis Husin, SE.,MA.
Neraca
Pembayaran dan Nilai Tukar Mata Uang (Balance
Of Payment & Excgange Rate)
Neraca Pembayaran
Internasional
1. Definisi / pengertian
2. Sistem Pemcatatan
3. Unsusr / Komponen
4. Contoh
Keuangan internasional
-
pinjaman luar negeri (Flo)
-
Investasi asing (langsung atau tidak langsung)
Namun model Keynes hanya memasukkan unsur
perdagangan internasional.
Sehubungan dengan adanya keterkaitan PDB
suatu negara dengan kegiatan ekonomi internasional, maka timbul
kebutuhan tentang Neraca pembayaran (BoP atau Balance of Payment ), Kurs valas, defisit perdagangan dan defisit
penerimaan serta arus modal ).
Neraca Pembayaran ( BoP )
1.
Definisi/batasan
2.
Sistem Pencatatan
3.
Unsur
KomponeN
Nilai Tukar Mata
Uang (Kurs Valuta Asing = Exchange Rate)
a.
Pengertian
Kurs nilai tukar
(kurs) Valuta Asing (Valas) adalah merupakan perbandingan banyaknya uang
domestik (currency) yang diperlukan
untuk 1 (satu) satuan mata uang asing.
Atau
Banyaknya currency (mata uang domestik) yang
sebanding dengan 1 (satu) satuan mata uang asing.
Contoh:
1 US $ = Rp. 12.
300
b.
Jenis-jenis
sistem nilai tukar valas menurut
sifatnya
Ø Nilai tukar tetap (Fixed exchange rate)
yaitu sistem nilai tukar yang nilainya tetap untuk segala
bentuk transaksi , tetap karena ada intervensi pemerintah (Bank Sentral)
Ø Nilai Tukar Bebas /
mengambang (Floating/Free/Variable
exchange rate)
yaitu system nilai tukar yang besar nilainya bebas,
ditentukan oleh mekanisme pasar, tanpa
intervensi (invisible hand)
Ø Bebas terkendali (Managed
floating/semi fixed/semi variable exchange rate),
yaitu system nilai tukar
yang besar nilainya dibiarkan bebas pada batas/range interval tertentu.
Bila dibandingkan dengan mata uang asing, maka currency
suatu negara bisa mengalami :
Nilai tetap atau sama à stabil
Nilai berkurang misal dari 1 US $ = Rp 13 000
menjadi 1 US $ =
Rp 14 000, kondisi ini disebut rupiah mengalami ”depresiasi”
Nilai rupiah menguat dari 1 US $ = 13 000
menjadi 1 US $ =
Rp 11 000, kondisi ini disebut
rupiah mengalami ” apresiasi ”
c.
Sistem
Nilai tukar dilihat dari waktu pengesahannya
Ø Current
transaction System, yaitu system
yang nilai tukarnya sesuai dengan kesepakatan pada saat terjadinya transaksi à cash
transaction
Ø Foreward
exchange rate system,
yaitu system nilai tukar yang kurs nya ditentukan diawal waktu, pada saat
terjadinya perjanjian transaksi.
Misalnya : pada
transaksi impor yang menggunakan Letter
of Credit (L/C)
Ø Backward exchange rate system
yaitu system nilai tukar yang kurs nya ditentukan
kemudian sementara kesepakatan transaksi
dilaksanakan lebih dulu.
d.
Faktor
faktor yang mempengaruhi nilai kurs
Ø perdagangan internasional (X – atau M )
Kalau ekspor suatu negara semakin kuat à maka nilai mata uangnya semakin kuat
Ø Utang atau piutang Luar Negeri
Ø Investasi internasional/Asing
Komentar
Posting Komentar